My Articles
Showing posts with label Crita Singkat. Show all posts
Showing posts with label Crita Singkat. Show all posts

CInta itu PILIHAN atau TAKDIR?

menarik memang apabila kita melihat sebuah cinta itu pilihan atau takdir?
Menurut saya, cinta itu antara takdir dan pilihan.. Allah memberikan kita garis tangan (takdir) yang bisa kita rubah.. Sama halnya Cinta,, Takdir kita untuk memilih seseorang untuk kita cintai seumur hidup. tetapi adakalanya manusia mempermainkan kata "ketiga" kata tersebut untuk mencari cinta yang lain.. Siapa yang salah disini apakah Allah dengan Takdirnya, atau manusia dengan alasan takdir dan pilihan atau Cinta? Tentu tidak ada yang salah dalam hal ini, tetapi yang akan membuktikan adalah KEYAKINAN, PERCAYA dan KESETIAAN..

Continue reading...

Kisah Sebuah Jam

Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. "Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31,104,000 kali selama setahun?" "Haaaaaaaaaaaa? 31 juta seratus empat ribu kali aku harus berdetak???? ? " kata jam terperanjat, "Mana mungkin saya sanggup! Saya ga akan mungkin bisa untuk melakukan itu.


" Ya sudah, kalau begitu bagaimana kalau 86,400 kali saja dalam sehari?"

"Delapan puluh ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?" Ga , ga, aku ga sanggup ah. jawab jam penuh keraguan.

"Ok kalau gitu, Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?"

"Dalam satu jam harus berdetak 3,600 kali? Masih terlalu banyak " “ saya tidak mungkin mampu berdetak 3.600 kali.. “ tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya

Dengan penuh kesabaran tukang jam itu kemudian bicara kepada si jam, "BAiklah, kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?"

"Naaaa, kalau begitu, aku sanggup!" “ AKu pasti bisa untuk berdetak satu kali setiap detik “ kata jam dengan penuh antusias.
Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik.

Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti.

Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31,104,000 kali dalam setahun, Yang juga berarti dia berdetak 86.400 kali dalam sehari yang sama juga dengan 3600 kali dalam satu jam.


Ada kalanya kita selalu ragu-ragu dengan segala Tujuan / tugas/ pekerjaan yang terlihat sanagt besar. Kita selalu menggangapnya sesuatu yang sangat berat dan tidak mungkin dapat kita laukan. Namun sebenarnya apabila hal yang besar tersebut kita perkecil dan dilakukan dengan konsisten secara terus menerus, maka hal yang semula kita anggap tidak mungkin untuk dilakukan , tidak mampu untuk mencapainya, namun sebenarnya kalau kita sudah menjalankannya, kita teryata mampu.

Continue reading...

Kisah Kotak Hitam dan Kotak Emas

Suatu ketika, Tuhan datang kepadaku. Dia membawa untukku, sebuah kotak hitam dan sebuah kotak emas. Kotak emas itu begitu indah dan kemilau, sedangkan kotak hitamnya suram dan kusam.

Kurawat kedua kotak pemberian Tuhan itu baik-baik. Kubersihkan setiap hari, dan kuperiksa masing-masing isinya. Setiap kuperiksa kotak emasku, kudapati isinya terus bertambah sehingga hari demi hari bertambah berat. Anehnya, kotak hitamku tetap saja kosong tak berisi sedikitpun. Rasa penasaranku terjawab ketika suatu malam Tuhan datang kembali kepadaku.

Begitu melihat kedatanganNya, aku langsung bertanya, "Ya, Tuhan, kotak emasku terus bertambah isinya, bahkan sampai meluap keluar, tapi mengapa kotak hitamku masih saja kosong tidak berisi ?" Sambil tersenyum Tuhan menjawab, "Anakku, kotak emasmu itu kuisi tiap hari dengan sukacita dan bahagiamu..."

Kemudian kubawa kotak hitamku yang masih kosong dan sangat ringan, kubuka di hadapan Tuhan dan aku bertanya padaNya, "Bagaimana dengan kotak hitamku ?"

Jawab Tuhan, "Kotak hitam ini adalah tempat untuk semua kesedihan dan dukacitamu..."

Kuperiksa kembali kotak hitamku, ternyata dasarnya berlubang, kuraba lubang tersebut, dan dapat kugapai hati Tuhan melalui lubang tersebut. Ternyata semua dukacitaku, kesedihanku, dan penderitaanku telah mengalir keluar melalui lubang dan tertampung di hati Tuhan.

Kupandang Tuhan, Dia tersenyum dan berkata, "Karena Aku Mencintaimu..."

Continue reading...

Anger Management

Hanya seorang yang pemarah yang bisa betul-betul bersabar.


Seseorang yang tidak bisa merasa marah -tidak bisa disebut penyabar; karena dia hanya tidak bisa marah.

Sedang seorang lagi yang sebetulnya merasa marah, tetapi mengelola kemarahannya untuk tetap berlaku baik dan adil adalah seorang yang berhasil menjadikan dirinya bersabar.

Dan bila Anda mengatakan bahwa untuk bersabar itu-sulit, Anda sangat tepat; karena kesabaran kita diukur dari kekuatan kita untuk tetap mendahulukan yang benar dalam perasaan yang membuat kita seolah-olah berhak untuk berlaku melampaui batas.

Kesabaran bukanlah sebuah sifat, tetapi sebuah akibat.

Perhatikanlah bahwa kita lebih sering menderita karena kemarahan kita, daripada karena hal-hal yang membuat kita merasa marah. Perhatikanlah juga bahwa kemarahan kita sering melambung lebih tinggi daripada nilai dari sesuatu yang menyebabkan kemarahan kita itu, sehingga kita sering bereaksi berlebihan dalam kemarahan.

Hanya karena Anda menyadari dengan baik –tentang kerugian yang bisa disebabkan oleh reaksi Anda dalam kemarahan, Anda bisa menjadi berhati-hati dalam bereaksi terhadap apa pun yang membuat Anda merasa marah. Kehati-hatian dalam bereaksi terhadap yang membuat Anda marah itu lah yang menjadikan Anda tampil sabar.

Kemarahan adalah sebuah bentuk nafsu.

Nafsu adalah kekuatan yang tidak pernah netral, karena ia hanya mempunyai dua arah gerak; yaitu bila ia tidakmemuliakan,pasti ia
menghinakan.

Nafsu juga bersifat dinamis, karena ia menolak untuk berlaku tenang bila Anda merasa tenang. Ia akan selalu memperbaruhi kekuatannya untuk membuat Anda memperbaruhi kemapanan Anda.

Maka perhatikanlah ini dengan cermat; bila Anda berpikir dengan jernih dalam memilih tindakan dan cara bertindak dalam kemarahan, nafsu itu akan menjadi kekuatan Anda untuk meninggalkan kemapananAndayang sekarang -untuk menuju sebuah kemapanan baru yang lebih tinggi.

Tetapi, bila Anda berlaku sebaliknya, maka ke bawahlah arah pembaruan dari kemapanan Anda.

Itu sebabnya, kita sering menyaksikan seorang berkedudukan tinggi yang terlontarkan dari tingkat kemapanannya, dan kemudian direndahkan karena dia tidak berpikir jernih dalam kemarahan.

Dan bila nafsunya telah menjadikannya seorang yang tidak bisa direndahkan lagi, dia disebut sebagai budak nafsu.

Kualitas reaksi Anda terhadap yang membuat Anda marah, adalah penentu kelas Anda.

Kebijakan para pendahulu kita telah menggariskan bahwa untuk menjadi marah itu mudah, dan patut bagi semua orang. Tetapi, untuk bisa marah kepada orang yang tepat, karena sebab yang tepat, untuk tujuan yang tepat, pada tingkat kemarahan yang tepat, dan dengan cara yang tepat -itu tidak untuk orang-orang kecil.

Maka seberapa besar-kah Anda menginginkan diri Anda jadinya?

Memang pernah ada orang yang mengatakan bahwa siapa pun yang membuat Anda marah-telah mengalahkan Anda. Pengamatan itu tepat-hanya bila Anda mengijinkan diri Anda berlaku dengan cara-cara yang merendahkan diri Anda sendiri karena kemarahan yang disebabkan oleh orang itu.

Itu sebabnya, salah satu cara untuk membesarkan diri adalah menghindari sikap dan perilaku yang mengecilkan diri.

Kita sering merasa marah karena orang lain berlaku persis seperti kita.

Perhatikanlah, bahwa orang tua yang sering marah kepada anak-anaknya yang bertengkar -adalah orang tua yang juga sering bertengkar dengan pasangannya.

Bila kita cukup adil kepada diri kita sendiri, dan mampu untuk sekejap menikmati kedamaian kita akan melihat dengan jelas bahwa kita sering menuntut orang lain untuk berlaku seperti yang tidak kita lakukan.

Dan dengannya, bukankah kemarahan Anda juga penunjuk jalan bagi Anda untuk menemukan perilaku-perilaku baik yang sudah Anda tuntutdariorang lain,tetapi yang masih belum Anda lakukan?

Lalu, mengapakah Anda berlama-lama dalam kemarahan yang sebetulnya adalah tanda yang nyata bahwa Anda belum memperbaiki diri?

Katakanlah, tidak ada orang yang cukup penting yang bisa membuat saya marah dan berlaku rendah.

Bila Anda seorang pemimpin, dan Anda telah menerima tugas untuk meninggikan orang lain; maka tidak ada badai, gempa, atau air bah yang bisa membuat Anda mengurangi nilai Anda bagi kepantasan untuk mengemban tugas itu.

Ingatlah, bahwa orang-orang yang berupaya mengecilkan Anda itu-adalah sebetulnya orang-orang kecil.

Karena, orang-orang besar akan sangat berhati-hati dengan perasaan hormat Anda kepada diri Anda sendiri. Bila mereka marah pun kepada Anda, mereka akan berlaku dengan cara-cara yang mengundang Anda untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Sedangkan orang kecil? Orang-orang kecil membuat orang lain merasa kecil agar mereka bisa merasa besar.

Anda mengetahui kebesaran yang dijanjikan untuk Anda. Maka besarkan-lah orang lain.

(Sumber: Mario Teguh, MSTS 13.07.2006)

Continue reading...

Si Untung (Gladstone Gander)


Source: http://www.motivasi.web.id/?p=85#more-85

Kita semua pasti kenal tokoh si Untung di komik Donal Bebek. Berlawanan dengan Donal yang selalu sial. Si Untung ini dikisahkan untung terus. Ada saja keberuntungan yang selalu menghampiri tokoh bebek yang di Amerika bernama asli Gladstone ini. Betapa enaknya hidup si Untung. Pemalas, tidak pernah bekerja, tapi selalu lebih untung dari Donal. Jika Untung dan Donal berjalan bersama, yang tiba-tiba menemukan sekeping uang dijalan, pastilah itu si Untung. Jika Anda juga ingin selalu beruntung seperti si Untung, dont worry, ternyata beruntung itu ada ilmunya.



Professor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire Inggris, mencoba meneliti hal-hal yang membedakan orang2 beruntung dengan yang sial. Wiseman merekrut sekelompok orang yang merasa hidupnya selalu untung, dan sekelompok lain yang hidupnya selalu sial. Memang kesan nya seperti main-main, bagaimana mungkin keberuntungan bisa diteliti. Namun ternyata memang orang yang beruntung bertindak berbeda dengan mereka yang sial.

Misalnya, dalam salah satu penelitian the Luck Project ini, Wiseman memberikan tugas untuk menghitung berapa jumlah foto dalam koran yang dibagikan kepada dua kelompok tadi. Orang2 dari kelompok sial memerlukan waktu rata-rata 2 menit untuk menyelesaikan tugas ini. Sementara mereka dari kelompok si Untung hanya perlu beberapa detik saja! Lho kok bisa?

Ya, karena sebelumnya pada halaman ke dua Wiseman telah meletakkan tulisan yang tidak kecil berbunyi “berhenti menghitung sekarang! ada 43 gambar di koran ini”. Kelompol sial melewatkan tulisan ini ketika asyik menghitung gambar. Bahkan, lebih iseng lagi, di tengah2 koran, Wiseman menaruh pesan lain yang bunyinya: “berhenti menghitung sekarang dan bilang ke peneliti Anda menemukan ini, dan menangkan $250!” Lagi-lagi kelompok sial melewatkan pesan tadi! Memang benar2 sial.

Singkatnya, dari penelitian yang diklaimnya “scientific” ini, Wiseman menemukan 4 faktor yang membedakan mereka yang beruntung dari yang sial:

1. Sikap terhadap peluang.

Orang beruntung ternyata memang lebih terbuka terhadap peluang. Mereka lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang, dan bertindak ketika peluang datang. Bagaimana hal ini dimungkinkan?

Ternyata orang-orang yg beruntung memiliki sikap yang lebih rileks dan terbuka terhadap pengalaman-pengalam an baru. Mereka lebih terbuka terhadap interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan menciptakan jaringan-jaringan sosial baru. Orang yang sial lebih tegang sehingga tertutup terhadap kemungkinan- kemungkinan baru.

Sebagai contoh, ketika Barnett Helzberg seorang pemilik toko permata di New York hendak menjual toko permata nya, tanpa disengaja sewaktu berjalan di depan Plaza Hotel, dia mendengar seorang wanita memanggil pria di sebelahnya: “Mr. Buffet!” Hanya kejadian sekilas yang mungkin akan dilewatkan kebanyakan orang yang kurang beruntung. Tapi Helzber berpikir lain. Ia berpikir jika pria di sebelahnya ternyata adalah Warren Buffet, salah seorang investor terbesar di Amerika, maka dia berpeluang menawarkan jaringan toko permata nya. Maka Helzberg segera menyapa pria di sebelahnya, dan betul ternyata dia adalah Warren Buffet. Perkenalan pun terjadi dan Helzberg yang sebelumnya sama sekali tidak mengenal Warren Buffet, berhasil menawarkan bisnisnya secara langsung kepada Buffet, face to face. Setahun kemudian Buffet setuju membeli jaringan toko permata milik Helzberg. Betul-betul beruntung.

2. Menggunakan intuisi dalam membuat keputusan.

Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan intuisi daripada logika. Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang beruntung ternyata sebagian besar dilakukan atas dasar bisikan “hati nurani” (intuisi) daripada hasil otak-atik angka yang canggih. Angka-angka akan sangat membantu, tapi final decision umumnya dari “gut feeling”. Yang barangkali sulit bagi orang yang sial adalah, bisikan hati nurani tadi akan sulit kita dengar jika otak kita pusing dengan penalaran yang tak berkesudahan. Makanya orang beruntung umumnya memiliki metoda untuk mempertajam intuisi mereka, misalnya melalui meditasi yang teratur. Pada kondisi mental yang tenang, dan pikiran yang jernih, intuisi akan lebih mudah diakses. Dan makin sering digunakan, intuisi kita juga akan semakin tajam.

Banyak teman saya yang bertanya, “mendengarkan intuisi” itu bagaimana? Apakah tiba2 ada suara yang terdengar menyuruh kita melakukan sesuatu? Wah, kalau pengalaman saya tidak seperti itu. Malah kalau tiba2 mendengar suara yg tidak ketahuan sumbernya, bisa2 saya jatuh pingsan.

Karena ini subyektif, mungkin saja ada orang yang beneran denger suara.

Tapi kalau pengalaman saya, sesungguhnya intuisi itu sering muncul dalam berbagai bentuk, misalnya:

- Isyarat dari badan. Anda pasti sering mengalami. “Gue kok tiba2 deg-deg an ya, mau dapet rejeki kali”, semacam itu. Badan kita sesungguhnya sering memberi isyarat2 tertentu yang harus Anda maknakan. Misalnya Anda kok tiba2 meriang kalau mau dapet deal gede, ya diwaspadai saja kalau tiba2 meriang lagi.

- Isyarat dari perasaan. Tiba-tiba saja Anda merasakan sesuatu yang lain ketika sedang melihat atau melakukan sesuatu. Ini yang pernah saya alami. Contohnya, waktu saya masih kuliah, saya suka merasa tiba-tiba excited setiap kali melintasi kantor perusahaan tertentu. Beberapa tahun kemudian saya ternyata bekerja di kantor tersebut. Ini masih terjadi untuk beberapa hal lain.

3. Selalu berharap kebaikan akan datang.

Orang yang beruntung ternyata selalu ge-er terhadap kehidupan. Selalu berprasangka baik bahwa kebaikan akan datang kepadanya. Dengan sikap mental yang demikian, mereka lebih tahan terhadap ujian yang menimpa mereka, dan akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang lain. Coba saja Anda lakukan tes sendiri secara sederhana, tanya orang sukses yang Anda kenal, bagaimana prospek bisnis kedepan. Pasti mereka akan menceritakan optimisme dan harapan.

4. Mengubah hal yang buruk menjadi baik.

Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi situasi buruk dan merubahnya menjadi kebaikan. Bagi mereka setiap situasi selalu ada sisi baiknya. Dalam salah satu tes nya Prof Wiseman meminta peserta untuk membayangkan sedang pergi ke bank dan tiba-tiba bank tersebut diserbu kawanan perampok bersenjata. Dan peserta diminta mengutarakan reaksi mereka. Reaksi orang dari kelompok sial umunya adalah: “wah sial bener ada di tengah2 perampokan begitu”. Sementara reaksi orang beruntung, misalnya adalah: “untung saya ada disana, saya bisa menuliskan pengalaman saya untuk media dan dapet duit”. Apapun situasinya orang yg beruntung pokoknya untung terus.

Mereka dengan cepat mampu beradaptasi dengan situasi buruk dan merubahnya menjadi keberuntungan.

Sekolah Keberuntungan.

Bagi mereka yang kurang beruntung, Prof Wiseman bahkan membuka Luck School.
Latihan yang diberikan Wiseman untuk orang2 semacam itu adalah dengan membuat “Luck Diary”, buku harian keberuntungan. Setiap hari, peserta harus mencatat hal-hal positif atau keberuntungan yang terjadi.

Mereka dilarang keras menuliskan kesialan mereka. Awalnya mungkin sulit, tapi begitu mereka bisa menuliskan satu keberuntungan, besok-besoknya akan semakin mudah dan semakin banyak keberuntungan yg mereka tuliskan.

Dan ketika mereka melihat beberapa hari kebelakang Lucky Diary mereka, mereka semakin sadar betapa beruntungnya mereka. Dan sesuai prinsip “law of attraction”, semakin mereka memikirkan betapa mereka beruntung, maka semakin banyak lagi lucky events yang datang pada hidup mereka.

Jadi, sesederhana itu rahasia si Untung. Ternyata semua orang juga bisa beruntung. Termasuk termans semua.

Siap mulai menjadi si Untung?

Continue reading...

05.09.10

Kadangkala ada saat nya kamu datang dengan membawa secercah harapan..
Membuat hari bersinar terang layaknya mentari..
Adakalanya kamu 'hilang' ..

Membuat hari berselimutkan kabut gelap..
Semua bergantung mau mu...
Seharusnya ada keseimbangan..
Kamu tidak pernah tau' ..
Tingkah pola mu membuat seseorang 'sakit'
Kamu tidak pernah tau..
Tingkah polamu membuat seseorang merasakan 'perih'
Seharus nya setiap orang mempunyai alasan untuk menempatkan 'rasa'
Seharusnya orang bisa memilih kepada sapa untuk menempatkan 'rasa'..
Hanya saja kali ini pilihan dan alasan tidak berpihak ...
Seandainya saja...logika sehat mengalahkan 'rasa'..



source and the writer by: http://www.facebook.com/nandasrattan

Continue reading...

Kampus..

@kampus

Kegiatan yang akhir2 ini sering aku lakuin.. emang enak siang2 nongkrong dikampus brng temen2 skalian browsing internet gretongan dan liat orang mondar-mandir dengan sgala aktivitasnya.. Hidup emng unik, menciptakan manusia dengan berbagai ego, dan tingkah laku yang berbeda.. Tkdang sempat terpikir klo kita sama, apa jadinya hidup ini?? Ya yg pasti bakal awalnya menyenangkan, tapi hidup bertaun2 dengan keadaan yang kayak gt bisa bkin boring coi (logat ala budi anduk-tawa sutra..), yah ga ada tantangannya lah.. Memang hidup itu harus penuh warna, salah satunya bisa dengan berinteraksi dengan sesama. Di sana kita bisa mengerti dan mengambil smua yang baik dan buruknya. Seperti dsini, beberapa orang ngenet bareng, ada juga yang ngobrol santai, dan ada juga yang pacaran.. Duh,, dikampus kok mesra2an seh?? (mupeng neh ak :) ). Dikampus yang baru ak injak sejak Juni 2008, memang berbeda dengan kampus S1 dulu.. Bukan menganggap jelek kampus yang dulu, tapi emang dsini sgala fasilitas memang memenuhi,, mulai dari Wifi, Tmpt nongkrong yang dengan leluasa bisa makan n ngrokok juga, bahkan ga sdikit juga beberapa seminar yang gratis buat mahasiswa..Kyk dulu aku pernah ikut salah satu seminar Persaingan Usaha, di seminar itu smuanya serba gratis. Udah seminar gratis, dpt ilmu gratis, dapet tas dan makan pula :p . Lain fasilitas, lain juga para pengajarnya,, cari nilai A ajah bisa setengah mati.. Dan salah satu perbedaannya antara kampus dulu dan yang baru adalah terletak pada mahasiswanya. Dsini yang aku liat, walopun ga ada kuliah, tapi kebanyakan mahasiswa tetep nglakuin aktivitas yang lain.. Beberapa ada yang ke perpus, ada yang nongkorong sambil ngerjain tugas dan walopun malem, dsini tetep ada beberapa orang yang nongkrong buat ngenet gratis (emang klo yang gratis bnyk peminatnya.. hehehe).

Continue reading...

Everyone is Unique

Semua org pasti punya keunikannya masing2.. Berbicara tentang karakter org memang ga gampang, kita harus ngeh karakter org biar ga salah sikap. Dsini aku mo coba membaca karakter dari beberapa temen2 kuliah S2..

Pertama kita berkenalan dengan Romeo, panggilan aslinya seh Kiki, tp anak2 pada manggil Romeo ato Meo. Awalnya dia jomblo sejati. Gimana bukan jomblo sejati, dr S1 dia gak pacaran dan sblm itu dia hanya punya pacar satu.. ckckckck... salut for him. Tetapi status itu udh berubah, skrng dia (akhirnya) menemukan sang Juliet yang berada di Jkt. Dia org yang sedikit introvert, apalagi berkaitan sama masalah cinta. Klo gak kepepet dia ga bakal curhat.. Slaen itu dia adalah pengkritik abeeessss.... Apa ajah bisa di kritik sama dia dan klo dia emng ga suka, pasti dia mengeluarkan kata2 andalan yaitu "jijik aku"..


Laen Rome, lain pula Ricki. Tingkahnya ala preman dengan badan yang klo aku bisa bilang yah benernya ga cocok jadi preman. Tapi setelah mendengar kisahnya di Kota asalnya, wah2,, dia memang preman. Dia org yang emosional (maklumlah preman gt loh..hahaha) tapi untuk kasus2 tertentu. Selaen emosional, dia org yang easy going. Urusan cinta, jng di tnya lah. Diem2 dia juga buaya abeeeessss. Gimana enggak, mntn2nya ajah berjibun. Awalnya ga nyangka lah tnyata dia punya bnyk kisah di daerahnya. Pgn setia dengan pacar yang jauh, tapi dsini emang bnyak godaan.. hahaha..


Selanjutnya Arifin. Dia berbadan kurus dan suka bgt lagu campur sari. Lagu fave nya ajah Didi kempot yang berjdul sewu kutho yang akhir2 ini juga menjadi lagu fave rome n ricki. Bernyanyi dengan badan yang kurus dan goyangan yang khas ala arifin Kempot.. hehehe.. Ni org omongannya agak keras dan kasar, emang dr sono nya udh begitu. Walopun gt, dia tipe org yang easy going dan sangat loyal sama temen. Hobinya maen futsal, hampir tiap minggu kita maen futsal bareng. Gocekkannya kayak ulet dan dengan sudut yang sempit dia bisa cetak score.. hebat betul bro..


Lanjut kita ke Nano.. Dia juga salah satu preman di klas. "sedikit2 preman, sdikit2 preman.. preman kok sedikit".. hahaha. Dengan logat dan suara yang nge bass menjadi ciri khas dia. Posisi kiper memang layak dia pegang. Meskipun dengan badan agak gempal, tapi klo urusan kiper, "he's number one".. Bola sama dia udh lengket. Jadi setiap futsal, mau ga mau hrs ada dia. Klo dia gak dateng, ya udh tim MHBK siap kebobolan bnyk..


Setelah itu ada Galih.. Kayaknya nih org emang sodara kembarnya duta So7.. Mulai dr wajah, sampe suara mirip bgt, cuman dia lbh tinggi ajah. Galih yang ditinggal Ratna yang sedang merantau di Jakarta. nih cowok tipe cowok setia dengan berbagai godaan.. Keseluruhan dia org yang easy going, tapi sayangnya berhubung dia hbs operasi jd aktivitasnya sdikit berkurang. Kasian juga seh, bayangin ajah slama 4 taon dia ga boleh naek mtr.


Klo aku,, ya gt deh.. bnyk crita yang gak bisa disampaikan lwt blog ini, alias "This is not your bussiness.." hahahaha... :)


Selaen mreka, masih bnyak lagi temen2 yang punya bnyak keunikan. Mungkin beberapa dr mereka bisa memberi gambaran bahwa "setiap org punya cara dan keunikan masing2.. hal ini gak terlepas dr lingkungan sekitar"...


Continue reading...

Everyone is changing

"@Ruang TV"

Dulu, Kemarin, dan sekarang adalah sesuatu yang tidak bisa kita tebak..

Perubahan pasti terjadi pada setiap orang.. Entah baik atau sebaliknya..

Mungkin saatnya buat me-refleksi kan diri dan mulai lebih mendengar kritik atau bahasa halusnya "saran yang membangun.."

Continue reading...
Bookmark and Share
Subscribe
Powered By Blogger

  ©Template by connectingroom.